Arsip

  • Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
    Vol 2 No 2 (2025)

    Edisi jurnal ini dibuka dengan kajian mendalam mengenai teologi sosial, pastoral, dan inkulturasi budaya. Artikel pertama oleh Rikha Emyya Gurusinga, Regina Dipa Gurusinga, dan Armenda Barus berjudul Menghidupi Cinta Tanpa Syarat: Konsep 'Caritas' dalam Ajaran Katolik dan Dampaknya bagi Masyarakat Plural, menyoroti bagaimana nilai 'caritas' berfungsi sebagai fondasi etis untuk membangun dialog dan solidaritas di tengah keberagaman. Diskusi dilanjutkan dengan fokus pada karya pastoral kemanusiaan melalui tulisan Astina Vebriani Pasaribu, Vinsensius M. Junior Situmorang, Fransiskus Bala Kleden, dan Georgius Ture bertajuk Dialog Gereja Dengan Komunitas Society Socialis (Sos) Children’s Villages Of Flores Waturia, Maumere, yang membahas peran strategis Gereja dalam memberikan dukungan spiritual dan pemberdayaan bagi anak-anak yang kehilangan asuhan orang tua. Melengkapi tema perjumpaan iman dan konteks lokal, Tedjo Setiyoko, Valentino Dwika Damara, Yly Suardy, Yulius Roge Paliling, dan Herkulana M. Soeryamassoka menyajikan artikel Inkulturasi Gereja Katolik dengan Kebudayaan Dayak Pompakang dalam Prosesi Ngongkat Salib : Perspektif Sosiologi Agama Robert J. Schreiter, yang menguraikan transformasi simbol kristiani yang terintegrasi secara autentik dengan identitas budaya Dayak.

    Bagian selanjutnya menyoroti dimensi identitas sosial serta aspek hukum kanonik dalam pelayanan sakramen. Yongki Saputra dan Juliana Sriana Sinaga menghadirkan analisis berjudul Identitas Sosial, Kompleksitas Identitas, dan Sinodalitas: Suatu Kajian Lintas Iman dalam Konteks Moderasi Beragama di Indonesia, yang menawarkan kerangka sinodalitas untuk memperkaya paradigma moderasi beragama yang inklusif. Fokus pada hukum gereja dan tantangan pastoral dibahas oleh Marianus Rago Kristeno dan Yohanes Wilson B. Lena Meo dalam artikel Perkawinan Katolik sebagai Sakramen: Kajian Hukum Gereja dalam Konteks Pluralisme Agama di Barito Timur, yang menelaah penerapan norma kanonik pernikahan di tengah praktik adat dan masyarakat majemuk. Selanjutnya artikel oleh Yanto Sandy Tjang dan Mayong Andreas Acin dengan tulisan Sakramen Baptis Dalam Perspektif Hukum Kanonik Gereja dan Pastoral: Studi Kasus Atas Tanggung Jawab Pelayan Sakramen, yang mengkaji secara normatif tanggung jawab pelayan sakramen terkait isu-isu administratif seperti baptisan anak adopsi dan arsip gereja demi menjamin kepastian hukum dan keselamatan rohani. Tulisan ini ditutup oleh Heribertus Pius Buto dan Robertus Mirsel yang mengkaji kisah keramahtamahan Abraham dalam menjamu tamunya yang selaras dengan suara gereja dalam Ensikliknya Paus Fransiskus, Fratelli Tutti, dimana keramahtamahan sebagai landasan persaudaraan dan persahabatan dalam kehidupan bersama.

  • Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
    Vol 2 No 1 (2025)

    Jurnal Pastoral Kateketik Volume 2 Nomor 1 yang diterbitkan pada bulan Juni 2025 berisi 6 artikel yang berjudul: (1) Pengaruh Minat Baca terhadap Hasil Belajar Kognitif pada Siswa Kelas IV dan V SD YPPK Hati Kudus Kelapa Lima Merauke (hlm. 1-14), (2) Pemetaan  Strategis  Pembinaan Iman Anak dan Remaja Melalui Model CIPP di Stasi Santo Hieronimus Pinem Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga (hlm. 15-28), (3) Pengaruh Katekese Model Shared Christian Praxis (SCP) terhadap Partisipasi Aktif Orang Muda Katolik Di Lingkungan Santo Yohanes De Brito Paroki Santo Yosep Bambu Pemali (hlm. 29-43), (4) Menelaah Realitas Perceraian Dalam Keluarga Katolik Dan Upaya Pencegahannya Melalui Penerangan Kanon 1141 (hlm. 44-56), (5) Peran Orang Muda Katolik Dalam Hidup Menggereja Di Stasi Santo Fransiskus Xaverius Kole (hlm. 57-65), (6) Optimalisasi Peran Saksi Perkawinan dalam Pengembangan Iman Keluarga Muda Katolik: Studi Kasus Kelompok Umat Basis St. Louise Maria De Montfort (hlm. 66-76), (7) Penggunaan Bahasa Daerah sebagai Mediator dalam Pembelajaran Agama Katolik Bagi Siswa SD YPPK St. Samuel Mokbiran Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan (hlm. 77-86). Semoga tulisan-tulisan ini memberikan informasi dan inspirasi bagi para pembaca sekalian. 

  • Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
    Vol 1 No 2 (2024)

    Jurnal Pastoral Kateketik Volume 1 Nomor 2 yang diterbitkan pada bulan Desember 2024 berisi 6 artikel yang berjudul: (1) Hukum Negara Tentang Perlindungan Tanah Dalam Persfektif Musyawarah Pastoral Ke Enam Di Dekenat Paniai, (2) Implementasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan Di SD YPPK Santo Mikhael Mugouda Distrik Tigi Kabupaten Deiyai Provinsi Papua Tengah, (3) Implementasi Tugas Kepala Sekolah Di SMA Negeri I Kabupaten Deiyai Provinsi Papua Tengah, (4) Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Penghayatan Iman Katolik Bagi Generasi Muda Deiyai Di Papua Tengah, (5) Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Kecerdasan Interpersonal Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Katolik  Santo Yakobus Merauke, (6) Menggali Paradoks Yesus Bangkit dan Yesus Dibangkitkan. Artikel yang dipublikasikan mengangkat topik umum yaitu "Berkatekese dan Berpastoral Di Dunia Modern". Semoga tulisan-tulisan ini memberikan informasi dan inspirasi bagi para pembaca sekalian. 

  • Jurnal Pastoral Kateketik (JPKAT)
    Vol 1 No 1 (2024)

    Jurnal Pastoral Kateketik Volume 1 Nomor 1 yang diterbitkan pada bulan Juni 2024 berisi 6 artikel yang berjudul: (1) Trio Goo Katekis: Berguru Pada Yesus Sang Katekis Sejati, (2) Menyentuh Hati dan Pikiran: Upaya Kontekstualisasi Katekese untuk Generasi Milenial dan Gen Z, (3) Pewartaan Injil Melalui Jual-Beli Kopi dan Noken: Upaya Inkulturasi terhadap Umat Asli Papua di Paroki Modio, (4) Spiritualitas Ebamukai dalam Terang Ensiklik Fratelli Tutti Art 87-127 dalam Rangka Memuliakan Martabat Manusia, (5) Penerapan Model Pengajaran Tuntas untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dalam Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 3 Jayapura, (6) Media Sosial: Sarana Pewartaan Iman Di Era Milenial. Artikel yang dipublikasikan mengangkat topik umum yaitu "Kontekstualisasi Katekese di Zaman Sekarang". Semoga tulisan-tulisan ini memberikan informasi dan inspirasi bagi para pembaca sekalian.