Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Merauke
DOI:
https://doi.org/10.70343/byk60648Kata Kunci:
Media Audio Visual, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Katolik, Penelitian Tindakan Kelas, SMPAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik (PAK) melalui penerapan media audio visual pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Merauke. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Merauke yang mengikuti pembelajaran PAK pada materi Pewartaan Yesus. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, jurnal harian, dan lembar evaluasi formatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: nilai rata-rata kelas meningkat dari 73,43 (siklus I, n=16) menjadi 77,35 (siklus II, n=17), dengan selisih 3,92 poin. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 93,75% pada siklus I menjadi 94,11% pada siklus II, dan 93% siswa yang mengikuti kedua siklus mengalami peningkatan nilai. Temuan ini mengindikasikan bahwa media audio visual efektif meningkatkan motivasi, keaktifan, dan pemahaman konseptual siswa dalam pembelajaran PAK, karena mampu menghadirkan konten keagamaan secara konkret dan kontekstual. Penerapan media audio visual direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan dalam mata pelajaran PAK di tingkat SMP.
Unduhan
Referensi
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. New York: Longman.
Arsyad, A. (2016). Media pembelajaran (edisi revisi). Jakarta: Rajawali Pers.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2013). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Singapore: Springer.
Komisi Kateketik KWI. (2020). Direktori kateketik umum: Panduan pastoral dan katekese Gereja Katolik Indonesia. Jakarta: Konferensi Waligereja Indonesia.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). New York: Cambridge University Press.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munadi, Y. (2013). Media pembelajaran: Sebuah pendekatan baru. Jakarta: Referensi (GP Press Group).
Nur Rokhman. (2013). Perbedaan prestasi penggunaan media visual pada mata diklat pengelasan dasar di SMK Pembangunan 1 Kutowinangun. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Nunik Sulichatun. (2012). Pengaruh media pembelajaran animasi terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran audio mixer kompetensi keahlian teknik audio video di SMK PIRI 1 Yogyakarta. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Purwanto, N. (2014). Prinsip-prinsip dan teknik evaluasi pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sanaky, H. A. H. (2013). Media pembelajaran interaktif-inovatif. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.
Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudjana, N., & Rivai, A. (2017). Media pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suyono, & Hariyanto. (2015). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trianto. (2014). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual. Jakarta: Kencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Wina Sanjaya. (2016). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Kencana.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yohanes Hendro Pranyoto, Modesta Nitti (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution (CC-BY) 4.0 yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan karya tersebut dengan menyebutkan kepengarangan dan publikasi awal di jurnal ini.





